Fakultas Psikologi Unesa Gelar Internasional Conference 2025 Bertajuk Resiliensi dan Well Being
Surabaya, 11 September 2025 – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sukses menggelar The 4th International Conference on Psychology and Education (ICPE) 2025 dengan tema “Searching for Meaning: Strengths to Enhance Resilience and Well-Being”. Konferensi yang diadakan secara hybrid ini menegaskan bahwa dalam menghadapi berbagai ketidakpastian dan perubahan zaman, pencarian makna menjadi kebutuhan psikologis yang sangat penting untuk memperkuat ketahanan dan kesejahteraan hidup.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas
Psikologi, Dr. Diana Rahmasari, S.Psi., M.Si., Psikolog, mengungkapkan bahwa
menemukan makna hidup bukan hanya sebagai jalan menuju situasi psikologis yang
lebih sehat, melainkan juga sebagai fondasi untuk membangun orientasi hidup
yang jelas. Selain itu, Wakil Rektor Perencanaan dan Pengembangan Unesa, Dr.
Dwi Cahyo Kartiko, menyatakan bahwa ICPE merupakan cerminan komitmen
universitas dalam merespons isu‐isu kontemporer di bidang
psikologi dan pendidikan dengan pendekatan akademik dan praktis.
Acara ICPE diisi oleh pemaparan dari tokoh‐tokoh psikologi internasional dan nasional. Salah satunya Dr. Tayyab Rashid dari University of Melbourne yang menjelaskan pentingnya mengolah pengalaman positif sebagai sarana menggeser perspektif negatif menjadi lebih syukur dan optimis, melalui hal‐hal sederhana seperti menikmati musik, drama, atau kelezatan makanan. Dr. Nurlaila Effendy, M.Si., Ketua Positive Psychology Association Indonesia, menguraikan model VIA Character Strengths and Virtues (Peterson & Seligman, 2004), yang menyebut enam kebajikan inti untuk kehidupan bermakna: keberanian, kemanusiaan, transendensi, pengendalian diri, keadilan, serta kebijaksanaan dan pengetahuan.

Prof. Tayfun Doğan dari Üsküdar
University, Turki, turut berbicara tentang “Building Resilience Through Hope”,
bahwa harapan bukan hanya sekadar optimisme, melainkan sistem navigasi yang
membantu manusia menemukan arah dalam hidupnya. Kekurangan harapan, menurutnya,
dapat berdampak negatif yang mendalam jika tidak segera dikelola.
ICPE 2025 menjadi wujud komitmen
UNESA dalam memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus berkontribusi
pada pengembangan ilmu psikologi yang relevan dengan tantangan global.