Pelatihan Manajemen Stres untuk Mahasiswa di STT Sola Gratia: Dosen Psikologi Beri Bekal Praktis Hadapi Tekanan Akademik
STT Sola Gratia, 16 Mei 2025 – Sebagai bentuk kontribusi dalam penguatan kesehatan mental di lingkungan pendidikan tinggi, para dosen dari program studi Psikologi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk "Pelatihan Manajemen Stres untuk Mahasiswa" pada Jumat, 16 Mei 2025, bertempat di aula STT Sola Gratia. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara dosen dari Program Studi Psikologi Universitas Negeri Surabaya dan pihak STT Sola Gratia sebagai bentuk sinergi dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa lintas angkatan yang antusias mengikuti pelatihan sejak pagi hari. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam mengenali, mengelola, dan mengurangi stres yang kerap muncul selama masa studi, terutama menjelang ujian, saat mengerjakan tugas akhir, dan menghadapi tantangan pribadi maupun sosial.
Pelatihan dipandu oleh dosen-dosen psikologi yang berpengalaman dalam bidang intervensi stres dan psikologi pendidikan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan stres dan dampaknya terhadap kesehatan mental, teknik relaksasi, mindfulness, serta strategi coping adaptif yang dapat diterapkan sehari-hari. Peserta juga diajak untuk melakukan simulasi dan diskusi kelompok, yang bertujuan meningkatkan kesadaran diri dan keterampilan regulasi emosi.
Salah satu peserta, mahasiswa semester IV, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat membantu. “Biasanya saya bingung bagaimana menghadapi tekanan tugas dan konflik pribadi. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi lebih paham bagaimana mengenali tanda-tanda stres dan cara mengatasinya dengan cara yang sehat,” ujarnya.
Dosen penyelenggara kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan emosional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mendapat ilmu baru, tetapi juga memiliki kesadaran pentingnya menjaga kesehatan mental agar dapat menempuh pendidikan dengan lebih seimbang dan produktif.